Archive for March, 2006

AchTunG!!!

Tuesday, March 21st, 2006

Aku bosan harus menjawab semua pertanyaan tak penting itu

Aku lelah hidup dalam teror yang kau sebarkan

Tidak kah kau sadar apa yang telah kau lakukan dan tinggalkan ?

Sebuah ketidaknyamanan yang berbuntut dengan kemarahan besar !

Tak bisa kah kau menghentikannya ?

Tidak kah kau mengerti arti TIDAK ??!!!!

Aku sungguh tak mengerti apa yang kau harapkan ?

Sudah lah….cukup !

Ini semua tak akan berujung kemana-mana

Tolong jangan lanjutkan…

Hanya akan merusak hal baik yang masih tertinggal

MY LionEL RicHiE concert !

Sunday, March 19th, 2006

Jumat siang, 17 Maret 2006,dengan sangat tergesa ku tinggalkan meja kerjaku menuju hotel Hilton, jakaRta. berbekal nekad dan info dari Triwik-rekan NOVA- yang mengabarkan sebuah press conference segera digelar, ku cari taksi utk segera menge-GAS mobil birunya menuju kawasan SEnayan. diliputi perasaan was-was, aku cuma bisa berharap pada sebuah keberuntungan yang nampaknya cuma ada di hari itu saja. pikirku kalau aku benar-benar beruntung hari itu, aku bisa mendapatkan ID liputan konser LIonEL RICHIE malam ini. tapi kalau tidak..ya apa mau dikata..at least aku berusaha !

setibanya di ruang Libra HOtel Hilton, press conf belum dimulai …setelah mendaftar ke panitia penyelenggara-Prisma-yang khusus menangani urusa dengan media massa, dengan rasa tak sabar..aku menunggu kedatangan The LegendarY Lionel RicHie hadir ke ruangan itu…15 menit kemudian…akhirnya dia tiba dengan senyum yang sangat lebar yang diwarnai dengan tepuk tangan meriah dan teriakan-teriakan histeris para pemujanya…Ruang Libra itu pun lantas jadi begitu semarak dan hangat…penuh kilat flash para fotografer dan fans2nya termasuk aku..hehehehe…Hello

selanjutnya tiba pada sesi tanya jawab yang dipandu Daniel Tumiwa..ada sekitar 6-8 wartawan yang dberi kesempatan utk itu…tapi tidak termasuk aku..huhuhu..padahal aku sudah bela2in ngacung-ngacung terus dan duduk ngegelosor di depan podium persis….hiks..mana sebagian besar pertanyaan yang mereka ajukan sangat tidak penting buatku..masak mereka cuma pada nanya bagaimana kamu memilih baju untuk konser ? bagaimana kamu menjaga penampilan dan sejenisnya ? Untung aja ada yang nanya satu pertanyaanku. "apa yang membuat kamu mau konser di Jakarta-Indonesia ?"

Lionel_at_the_press_conf Lionel bilang ga ada alasan ga konser di sini. masyarakat disini fantastik kok ! kalau ada berita ada wilayah disini yang ga aman..kan ga berarti smua wilayah di sebuah negara juga ga aman kan ? HORE !!!! welldone ! open minded juga bapak tiga anak berusia 57 thn ini. dia juga kelihatan sangat ramah, suka bercanda dan sederhana dalam press conf itu…aduh..aku jadi tambah suka deh…hehehehe..

suasana yang hangat selama press conf sayangnya ga bertahan lama…Lionel digiring keluar pengawalnya entah kemana. panitia pun mengumumkan nama2 wartawan yang berhak mendapat ID peliputan yang dijatah 300 buah saja ! antara pesimis dan faktor hoki, dan terjebak dalam pergelutan dan gaharnya rekan2 infotainment dengan panitia…selembar ID itu berhasil ku peroleh….HallEluYa !!! ALhamDulilLaH !!! PUji TUhan ! Dahsyat ! hari itu memang benar-benar diliputi keberuntungan..hahahaha…

sesegera mungkin ku tinggalkan kawasan SEnayan menuju Utan KaYu..demi sebuah guyuran air di tubuh penambah kesegaran dan kesempatan berganti "kostum khusus" guna menepati ketentuan wajib meliput acara malam itu..

buat ku itu aneh…seperti jaman orba saja…apa-apa harus seragam…sama…emang ID aja ga cukup apa yak ? plis deh…mending kalo bagus design and bahannya..ga banget deh…udah mana bebrbahan kasar seperti karung atau handuk berkualitas rendah…designnya sangat ga ngetrend pun ukurannya terlalu jumbo utk makhluk sepertiku..hiks…

usai ber"kostumMejeng_di_poster_besar_om_richie_6 khusus"..aku segera bergegas lagi menuju JCC guna melihat penampilan "the LEgend LIonel RichiE " !!! sayang perjalananku tak berjalan mulus…kemacetan seketika mewarnai jalan menuju kawasan JCC..tapi hal itu bisa ku maklumi…yang paling mengesalkan adalah ulah sang pejabat yang juga berniat nonton konser yang memanfaatkan rombongan mobil dan motor pengawalnya guna memecah kemacetan ! HUH ! Dasar ! sok kuasa ! mau menang sendiri ! sebal !!!!!

akhirnya pilihan berjalan kaki harus diambil demi mengejar sebuah janji untuk hadir disana 30 menit sebelum konser dimulai. tapi rupanya penonton disini masih saja punya perilaku tak tertib. selalu saja telat hadir. bahkan ketika Lionel Richie sudah memainkan lagu yang ke delapan, masih saja ada penonton yang baru datang. aduh..aduh…aduh….

With_the_piano secara keseluruhan..konser berjalan cukup meriah..thanks 2 Lionel Richie yang punya sejuta charm dan berhasil bikin suasana lebih hidup dengan suara-banyak guyon dan sedikit aksi panggungnya…meski lumayan gaek..dia lumayan enerjik juga tuh !dari sekitar 12 lagu yang dia mainkan…lagu EASY paling asik dan unik buatku…lagu ini dikemas dengan versi baru yang unik. Easy diaransemen dengan campuran irama reggae..dahsyat lah !!! Lionel_on_the_stage

sayang…apa yang disiapkan panitia-Buena Productions-kelewat sederhana buat seorang LIONEL RICHIE yang sudah besar di tahun 80-an ! tata panggung dan pencahayaan sangat biasa. bahkan audience seat lay out-nya tidak proper ! semuanya diisi kursi demi 3.500 tiket yang ludes dan walhasil cuma berjarak kurang dua meter dari panggung !

yang lebih memprihatinkan lagi…adalah respon penonton yang duduk manis dengan musik dan suguhan lagu yang diyanyikan LIONEL…ugh benci banget aku…ini mah ga have fun atuh…yang aku lihat cuma dua orang perempuan bule yang pilih meninggalkan kursi mereka lalu berdiri di lorong demi dapat bergoyang di setiap lagu yang diyanyikan Lionel.

untung Lionel seorang entertainer yang baik..so dengan gaya sok galak..dia bikin 3 aturan dlm konser yang semula diprotes penontonnya. 1. berdansa lah kalo kamu ingin berdansa 2. bernyanyilah jika kamu ingin bernyanyi 3.konser berjalan habis-habisan.

aturan Lionel sukses juga akhirnya. di lagu ke tujuh berjudul "Dancing"..akhirnya semua penonton berdiri dari kursinya dan bergoyang mengikuti irama lagu itu….dan ini berlanjut sampai lagu penutup "All Night LOng"….yang ga really all night long sih sebenarnya..jam 10.30 dah kelar euy…

tapi gapapa deh…at least gw punya kesempatan buat jadi saksi hidup konser LIONEL RICHIE di Jakarta…tinggal tunggu satu atau dua tahun ke depan deh. will Lionel Richie keep his word to come back here ?….we’ll see…..

MY PlaYbOY efforts..

Wednesday, March 15th, 2006

"namun dengan sangat menyesal kami beritahukan bahwa jadwal wawancara tersebut bertepatan dengan kegiatan kami yang telah terencana sebelumnya dan tidak dapat kami tangguhkan."

Kutipan kalimat di atas adalah cuplikan surat dari Redaksi PlayboY Indonesia yang nolak permohonan kantor gw untuk meliput proses penerbitan mereka.Playboy_letter selaku wartawan gw antara sedih dan kecewa. perjuangan gw buat sementara berhenti disini. perjuangan yang gw mulai dengan mencari nomor2 telpon Mas Avianto Nugroho, Ponti Carolus, Alfred hingga Erwin Arnada hingga kegiatan lobby-bujuk rayu dan teror serta faks, cuma dapat tanggapan seperti itu.

Pikiran gw sama ibu bos hampir sama. alasan itu cuma dibuat-buat saja…alias ngeles. tapi gw ga puas tentu saja. musti cari tau jawabannya dongs. dan sedikit banyak dapat jawabannya dari seorang rekan disana yg tak banyak bicara.

Jawabannya sederhana, "kita memang blm punya resolusi ttg keterbukaan ke media".

honestly…gw ga tau persis apa maksud kata2 itu. gw lebih diliputi rasa tanya yang besar dan ga habis pikir, ketika TRANS TV lewat program "Fenomena" diberi kesempatan untuk mencari tau kebijakan PlayboY Indonesia.

sempat juga terlintas sebuah pikiran sinis. diskriminasi nih sama media asing ?

abis gw pikir mereka akan lebih open sama media asing krn konsumennya orang luar yang kebanyakan lebih terbuka sama isue penerbitan majalah PlayboY Indonesia….tapi gw bisa jadi salah sama pikiran itu…satu hal pasti yang gw tau dari seorang rekan tadi cuma ini " pikiran itu ada. tp kan mungkin terdistorsi seiring kesibukan dia".

too bad yah ????

ya sudah lah…break dulu sekarang…

mungkin memang benar kata seorang rekan tadi yang bilang effort gw utk nembus mereka masih sama dgn yang lainnya yang akhirnya gagal…hiks.

padahal gw ngerasa sudah sangat menganggu dia karena teror telpon dan sms setiap harinya. eh dia malah cerita bahwa pernah ada yg minta tolong dia motret situasi kantornya dengan nilai kompensasi 2 juta 1 frame !!!

off course..dia NOLAK dongs ! knapa ? menurutnya "2 jt itu terlalu pintas. baguslah kalo media indo udah berani menawarkan uang untuk mendapat sesuatu yg dia anggap penting. tp lebih bagus lg kalo dia dapat sendiri. nyamar jadi cleaning service atau apa gitu hehe".

menurutnya lagi "cara itu memang kotor dan ga elegan tapi bisa jadi ga menyalahi kode etik. tapi paling tidak cara itu nunjukkin kalau mereka selaku wartawan mau berjuang sekeras mungkin utk mendapatkan sebuah berita".

so…what should i do next ? tetap Berusaha tentunya !

Yg tertinggaL di GoogLE

Wednesday, March 8th, 2006

http://64.233.179.104/search?q=cache:b52srF1gC8gJ:radio68hlaput.blogspot.com/+sri+kusmiati&hl=id&gl=id&ct=clnk&cd=6&lr=lang_en|lang_idDicari, Manajer Handal Untuk Memimpin PAN

Umurnya hampir 7 tahun. Layaknya partai politik lainnya, Partai Amanat Nasional (PAN) juga punya persoalan besar dalam hal regenerasi kepemimpinan setelah pengunduran diri Amien Rais. Sosok Amien yang kharismatis dan punya banyak pengikut fanatik, dinilai gagal menyebarkan ajaran PAN yang inklusif. Kaderisasi tak berjalan mulus, sementara pemimpin baru harus segera dipilih, guna mewujudkan PAN yang lebih terbuka dan demokratis. Bagaimana suara PAN menghendaki pemimpinnya dan siapa saja yang namanya dijagokan? Laporan disusun Sri Kusmiati.

***

Memasuki tahun ke-tujuh partai berlambang matahari terbit mulai menghadapi tantangan baru. Pasca pernyataan mundur Ketua Umum PAN Amien Rais, dari jabatannya, 19 Desember 2004, partai ini mulai kehilangan figur utamanya yang dikenal sebagai tokoh reformis. Dengan alasan demi kelancaran regenerasi kepemimpinan agar partai menjadi terbuka dan lebih demokratis, Amien berharap agar Kongres PAN II pada April mendatang di Semarang, Jawa Tengah, bisa memunculkan tokoh-tokoh muda yang lebih bersemangat.

Harapan Amien itu rupanya gayung bersambut. Papan catur persaingan kandidat penggantinya mulai ramai diisi para pemain. Sejumlah nama baik dari kalangan agamawan, tokoh masyarakat, pengusaha hingga menteri mulai mencuat ke permukaan. Sejumlah nama itu adalah Din Syamsuddin, Fuad Bawazir, Hatta Radjasa, Sutrisno Bachir, Didik J. Rachbini, Farhan Hamid, AM Fatwa dan Afni Achmad.

Ketua Panitia Kongres kedua PAN, Hakam Nadja menyatakan, meski hingga kini belum ada pendaftaran resmi dari sejumlah Dewan Perwakilan Daerah(DPD) soal calon kandidat Ketua umum PAN, para kandidat tersebut sudah mulai turun ke lapangan. Mereka mulai mengkampanyekan agenda masing-masing. Daerah-daerah yang memiliki jumlah peserta paling banyak seperti di Pulau Jawa, akan menjadi wilayah yang paling diperebutkan oleh para kandidat itu.

"Saat ini masih sangat cair. Masing-masing kandidat masih saling mengukur. Biasanya yang diperebutkan itu daerah yang mempunyai jumlah peserta paling besar; Jawa Barat 25 peserta, Jawa Tengah 35 peserta, Jawa Timur 38 peserta. Dari perkembangan di lapangan, para kandidat baru sounding, masih wait and see," kata Hakam Nadja.

Lihat saja langkah yang mulai dibangun oleh bekas Menteri Keuangan Fuad Bawazier. Dalam dalam diskusi publik bertajuk Strategi Politik Kebangsaan Muhammadiyah di Jakarta, ia optimistis dapat menggantikan Amien Rais sebagai pucuk pimpinan. Ia bahkan berjanji akan membawa PAN masuk tiga besar dalam pemilihan umum 2009. Kesiapannya untuk terus maju di Kongres PAN, dia ungkapkan dengan pengakuan bahwa dia telah mengantongi sejumlah dukungan dari semua pihak, sesuai dengan ideologi PAN sebagai partai terbuka.

Berbeda dengan Fuad, Didik berjanji membenahi sistem organisasi partai ke arah yang lebih profesional. Menurut dia, Hal ini dapat tercapai dengan memberikan wewenang lebih besar kepada para pengurus daerah.

Sementara anggota DPR, Ahmad Farhan Hamid lebih suka mengganti istilah kampanye dengan tukar pikiran. Sejauh ini dia telah mengunjungi sejumlah daerah dan wilayah guna menyebarkan idenya untuk meng-go public-kan PAN lewat kader-kadernya.

"Ke depan, dengan meningkatkan kerja dari kader partai, memperkenalkan partai lebih luas pada publik, dan menjadikan mereka sebagai tauladan di daerah masing-masing, saya berharap partai ini mendapat dukungan dari masyarakat," kata Farhan Hamid.

Kalau Fuad, Didik dan Farhan cukup optimistis dengan pencalonan mereka, tidak begitu halnya dengan deklarator PAN AM Fatwa. Ia mengaku merasa malu hati untuk maju karena Ketua Umum PAN Amien Rais sendiri telah menganjurkan adanya regenerasi.

Sementara Dien Syamsudin malah bersikap elegan. Tokoh Muhammadiyah yang cukup mendapat angin segar, karena mendapat dukungan dari hampir seluruh DPW yang hadir pada pertemuan pra-Kongres di Surabaya, Jawa Timur, 13 Januari lalu, beralasan dia masih berkonsentrasi pada jalur dakwah dan agama di Pengurus Pusat Muhammadiyah.

Namun nampaknya sikap Dien itu tidak terlalu dipusingkan oleh para pendukungnya di Jawa Timur. Sikap itu justru jadi nilai plus bagi mereka. Ketua DPD PAN Jawa Timur, Sulthon Amin, keburu percaya dan menaruh harapan besar terhadap figur Din Syamsudin. Ia dinilai mampu menjembatani partai secara lintas agama dan bisa diterima semua lapisan.

"Figur semacam Dien ini yang dibutuhkan, untuk mengkomunikasikan partai ini dengan bahasa agama, bahasa lintas agama, bahasa kultural. Figur Dien bisa diterima dimana-mana. Figur ini bisa menggantikan figur sekaliber Amien Rais. Meskipun, keduanya punya kelebihan masing-masing," kata Sulthon Amin.

Melihat geliatnya persaingan para kandidat ketua umum PAN tersebut, Pakar politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit menilai partai ini tengah mengalami kesulitan mencari sosok pemimpin baru guna menggantikan Amien Rais. Pasalnya, kaum intelektual yang identik dengan partai ini, enggan berpolitik. Oleh sebab itu, proses kaderisasi yang berjalan tidak maksimal. Para kader maupun tokoh-tokoh yang sangat ambisius menduduki jabatan Ketua pun dinilainya tidak cukup punya kekuatan guna mengimbangi pamor Amien Rais sebagai pemimpin partai.

"Fuad Bawazier itu terlalu kental warna Orde Baru. Reputasinya dalam politik saya kira tidak begitu hebat untuk menjadi pemimpin. Apalagi pemimpin partai intelektual seperti PAN. PAN akan mengalami kemunduran di bawah Fuad Bawazier, dan banyak orang akan keluar dari PAN kalau dipimpin dia. Sementara, Dien Syamsuddin, mungkin akan lebih dipercaya banyak orang sebagai pemimpin PAN. Tapi dia seorang peragu juga. Kalau Didiek Rachbini, mungkin lebih tepat, lebih loyal, lebih penuh. Tapi, dia belum lama di PAN, sehingga kiprahnya menjalankan roda PAN belum bisa menunjukkan pertanda-pertanda bagus," begitu amatan Arbi Sanit.

Guna bertahan dan mengembangkan diri sebgai partai politik yang cukup besar, Arbi berpesan agar PAN sebagai partai kaum intelektual, mengembangkan diri sebagai partai kader. Pasalnya, mereka tidak bisa mengandalkan loyalitas massa secara total, atau suara kaum Muhammadiyah yang dinilai Arbi terlalu kecil, guna memenangkan politik secara nasional.

Tim Liputan 68H Jakarta

PlaYboY Indonesia ContRoversY

Friday, March 3rd, 2006

Playboy1t well..thats for sure !

gimana engga…hanpir semua yang denger nama ini pasti punya asumsi negatif dulu daripada yang positif.

tapi so sorry loh..gw ga pengen bikin penilaian itu positif atau negatif sebenarnya. buat sementara gw pake asumsi yang sebagian besar dipakai publik Indonesia lah…ya minimal yang dikutip media yang gw tau, atau orang-orang yang gw tanyai..

so this is the story guys !eh ga dings..sedikit kesimpulan gw lah.

orang awam kayak gw…yg itungannya lurus2 aja dan perempuan atau laki-laki yang lurus2 aja..jarang2 bersentuhan dengan majalah dewasa..kebanyakan punya asumsi Majalah PLayBoy Indonesia, isinya bakalan banyak berbau tubuh perempuan seksi dan bahkan nude. tapi kalangan ini ga ada yg bener2 tahu, isi majalah ini sebenarnya.so mereka cuma mikir negatif dulu.

well, gw ngaku dosa nih.gw aja yg lumayan sering bersentuhan dgn informasi aja, baru sekitar 2 pekan lalu, mengenal Playboy Amerika.kesan pertama…malu..trus risih karena liat gambar2nya…abis itu ketawa..karena jokenya yang lucu tapi ga bodoh about seks.dan ternyata mereka punya jejak sejarah yang bagus menyangkut interview. dahsyat lah ! gimana engga ? mereka pernah interview khomeini ! trus di majalah yg gw liat kemaren sih ada interview sama "FRans Ferdinanz". dahsyat juga kan ?

so..buat gw sah-sah aja lah Majalah ini mau terbit, meski gw belom tau apa tujuan utama majalah ini terbit. yah tau dikit..tapi dari second hand. Gw belum berhasil interview the Chief Editornya euy sampe sekarang. tapi yang pasti ada unsur komersil lah disana. yang jelas…gw setuju2 aja..yah karena emang ga ada alasan yg cukup kuat buat ga setuju lah. pasal pornografi klo terbit ? ya engga dong. kan belum jelas apa yang disebut dan termasuk pornografi. lagian buat gw yg lebih penting pengawasan dan distribusinya.

Gw pikir kalo Majalah itu tau pasti segmen mereka..tinggal distributornya aja kan yang harus dibikin dan dikondisikan supaya segmennya ga melenceng. Memang..hampir mustahil sih itu bisa dilakukan.Tapi kan bisa dicoba kalo sistemnya diciptakan dan dipatuhi.

Nah..kalo ini jalan kan, ga akan ada lagi orangtua yang khawatir anaknya atau generasi muda rusak moralnya gara2 Majalah ini.

menurut gw sih..rusak tidaknya moral..bukan gara2 Majalah…apalagi macam Playboy…semua mah tergantung individunya masing-masing.

so..u guys…what do u think about it ?

EksPeTaSi

Friday, March 3rd, 2006

ga akan pernah lepas sepertinya sama hal yang satu ini.
selalu ada di setiap manusia yg masih pengen maju.
buatku..ini sesuatu yang cukup bagus.
gimana engga ?
awal tahun ini bermula tak manis
seorang ATIK tidak bergairah membuat resolusi
takut hancur..kecewa..karena sebuah atau banyak ekspetasi

so, awal bulan ini, semua hal yg berhubungan dengan pekerjaan
sepertinya mulai menunjukkan gejala yg baik
tapi ini masih sangat awal…
masih ada sekian hari yang harus dilewati
membekali diri dengan kekuatan hati

well..i hope it all will be…